top of page

Service Booster

Inclusive Guest Service

Layanan inklusif tidak hanya ditentukan oleh niat baik, tetapi oleh kepekaan frontliner dalam mengenali kebutuhan akses customer dan menyesuaikan perilaku layanan secara tepat. Dalam praktik sehari-hari, ketidaksadaran terhadap kebutuhan khusus termasuk yang tidak terlihat, sering kali menciptakan pengalaman layanan yang tidak nyaman meskipun tanpa disengaja. Modul ini membantu frontliner meninjau kembali cara mereka berinteraksi dengan customer yang memiliki kebutuhan beragam, memperbaiki perilaku layanan yang kurang inklusif, serta memperkuat kebiasaan layanan yang menghargai keberagaman secara konsisten.

90 menit

fundamental service isometric v2.png

Learning Objective

Learning Points

  • Mengenali ragam special needs membantu frontliner memahami bahwa setiap customer memiliki kebutuhan akses yang berbeda, dan pelayanan inklusif dimulai dari pengetahuan tentang kondisi fisik, sensorik, intelektual, maupun non-terlihat (invisible disabilities). 

  • Penerapan Disability Etiquette memberi panduan konkret bagi frontliner untuk berinteraksi secara sopan, empatik, dan adaptif sesuai kebutuhan masing-masing customer. 

  • Perilaku layanan inklusif perlu dibentuk melalui pembiasaan dan refleksi terus-menerus, agar menjadi bagian dari identitas profesional frontliner yang konsisten dalam menghargai keberagaman customer.

Peserta mampu menyesuaikan perilaku layanan agar lebih inklusif dalam melayani customer dengan kebutuhan yang beragam.

bottom of page