Competency:
Fostering Collaboration
Influencing with Assertiveness
90 menit
Komunikasi asertif menjadi keterampilan yang krusial untuk menunjang proses komunikasi yang lebih efektif di tempat kerja. Efektivitas komunikasi demikian dapat meminimalkan ambiguitas dan konflik yang terjadi akibat komunikasi. Individu perlu mampu menerapkan perilaku verbal dan nonverbal yang dikelompokkan dalam model ASERT (Analyze, State, Evaluate, Receive, Test). Implikasi dari komunikasi asertif meningkatkan produktivitas individu di tempat kerja.
Managing Function
Learning Objective
Learning Points
Konsep interpersonal influence sebagai dasar untuk membangun hubungan kerja yang kuat dan memengaruhi secara positif lintas fungsi.
4 (empat) model gaya interpersonal influence—seperti pushing dan pulling—untuk memahami dampaknya terhadap proses dan hasil komunikasi.
Penerapan ASERT Framework sebagai panduan perilaku verbal dan non-verbal agar komunikasi tetap asertif dan membangun kepercayaan.
Peserta mampu mengomunikasikan kebutuhan secara asertif menggunakan framework ASERT.