Competency:
Leading Innovation
Human-Led Innovation
90 menit
Dalam lanskap bisnis yang kompleks dan cepat berubah, inovasi harus berakar pada pemahaman mendalam terhadap manusia, bukan sekadar teknologi. Mengintegrasikan empati, kelayakan teknologi, dan kelayakan bisnis menjadi kunci untuk menghasilkan solusi inovatif yang relevan, layak dijalankan, dan berdampak nyata bagi organisasi.
Managing Business
Learning Objective
Learning Points
Pentingnya memahami kebutuhan dan pengalaman pengguna sebagai titik awal inovasi yang memastikan solusi menjawab masalah nyata.
Tiga elemen utama design thinking—desirability (daya tarik pengguna), feasibility (kelayakan teknologi), dan viability (kelayakan bisnis).
Lima tahapan design thinking—empathize, define, ideation, prototype, dan test—sebagai kerangka iteratif untuk menciptakan solusi yang relevan.
Peserta mampu merancang solusi inovatif yang berorientasi pada pengguna, layak secara teknologi dan bisnis, serta dapat diujicobakan secara iteratif untuk menjawab tantangan nyata organisasi.