top of page

Competency:

Managing Conflict

Constructive Conflict Communication

90 menit

Sebuah konflik perlu dikomunikasikan secara positif untuk meminimalkan kemungkinan berkembang menjadi situasi yang tidak terkendali. Komunikasi yang disampaikan perlu menghasilkan sebuah solusi yang melibatkan proses empati. Individu dapat mengomunikasikan sebuah konflik dengan prinsip SOFTER yang menenkankan interaksi positif dan produktif.  Aplikasi dari prinsip SOFTER dapat menunjang resolusi konflik yang diharapkan dan meningkatkan produktivitas kerja.

Managing Function

Learning Objective

Learning Points

  • Framework komunikasi SOFTER—Smile, Open posture, Forward lean, Tone, Eye contact, Respectful words—untuk menjaga bahasa positif saat berinteraksi di tengah konflik.

  • Penyusunan skrip komunikasi “Reach the Deal” agar proses mencapai kesepakatan berlangsung terstruktur, saling menghargai, dan fokus pada solusi.

  • Penerapan Outcome Thinking dalam menyelesaikan konflik untuk mengarahkan percakapan menuju hasil yang produktif dan memperkuat kolaborasi kerja.

Peserta mampu menyelesaikan konflik melalui komunikasi dengan bahasa positif SOFTER

bottom of page