Competency:
Managing Team Performance
Building a Performance-Driven Culture
90 menit
Kinerja militansi dibuktikan dengan talenta yang memenuhi seluruh komponen kinerja. Komponen kinerja terdiri dari penguasaan ilmu pengetahuan, praktik yang benar, dan sikap yang sejalan dengan kebutuhan pekerjaan. Pemimpin perlu mampu membagi anggota timnya ke dalam penilaian kinerja yang objektif. Penilaian ini akan mendorong intervensi yang tepat dan adaptif terhadap perubahan atau transformasi yang menuntut peningkatan kinerja.
Managing Function
Learning Objective
Learning Points
Konsep Tahu–Mau–Mampu sebagai fondasi performance culture untuk menyelaraskan kapabilitas, motivasi, dan kesadaran peran dalam pencapaian kinerja.
Strategi penguatan Tahu–Mau–Mampu melalui praktik keseharian kerja agar budaya kerja berbasis kinerja dapat terwujud secara konsisten dan nyata.
3 (tiga) perilaku kunci penerapan Tahu–Mau–Mampu di konteks hybrid working untuk memastikan efektivitas, kolaborasi, dan akuntabilitas tetap terjaga lintas ruang kerja.
Peserta mampu mengembangkan performance culture yang juga dapat mendukung kinerja saat hybrid maupun non-hybrid.