Competency:
Managing Team Performance
Leading Without Bias
90 menit
Banyak pemimpin tanpa sadar memperlakukan anggota tim secara berbeda akibat bias dan labeling, sehingga sebagian talenta kehilangan kesempatan untuk berkembang. Dengan mengenali bias serta mencegah set-up-to-fail syndrome, pemimpin dapat menciptakan lingkungan yang adil dan mendorong potensi setiap individu. Pendekatan ini memastikan tim tumbuh lebih merata, lebih percaya diri, dan mampu mencapai kinerja yang lebih tinggi.
Managing Function
Learning Objective
Learning Points
Pemahaman peran pemimpin dalam menumbuhkan growth mindset untuk melihat potensi perkembangan setiap anggota tim, bukan semata menilai dari capaian kinerja jangka pendek.
Identifikasi Set-Up-to-Fail Syndrome dan perilaku labeling yang secara tidak disadari membatasi ruang belajar, menurunkan kepercayaan diri, dan menghambat kontribusi tim.
Penerapan langkah preventif seperti menguji asumsi, menyadari bias pribadi, menyepakati tujuan kerja, dan membangun komunikasi terbuka guna menciptakan lingkungan kerja yang adil, suportif, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Peserta mampu mengidentifikasi dan mengoreksi bias dalam memperlakukan anggota tim sehingga setiap orang memperoleh kesempatan yang adil untuk bertumbuh dan berkontribusi optimal.