Competency:
Mentoring
Mentoring Gen Z Effectively
90 menit
Gen Z datang ke dunia kerja dengan kombinasi ambisi tinggi, kebutuhan akan makna kerja, dan tantangan besar terkait stres, soft skills, serta kejelasan arah karier. Mentor berperan penting sebagai pendamping yang membantu mereka menavigasi realitas kerja, membangun kepercayaan diri, dan menemukan jalur pengembangan yang sehat. Pendekatan mentoring yang terstruktur, empatik, dan relevan dengan cara berpikir Gen Z akan berdampak langsung pada kinerja, engagement, dan retensi mereka.
Managing Function
Learning Objective
Learning Points
Pemahaman tantangan utama Gen Z di tempat kerja—meliputi well-being, makna kerja, kepercayaan diri, dan retensi—untuk menyesuaikan pendekatan mentoring agar lebih relevan dan suportif.
Peran mentoring sebagai proses pengembangan terstruktur lintas generasi untuk membantu Gen Z membangun arah karier, mengasah soft skills, dan menyeimbangkan idealisme dengan realitas kerja.
Penerapan 5 tahapan mentoring Gen Z (Design–Attract–Connect–Guide–Measure) untuk membangun kepercayaan, meningkatkan keterlibatan mentee, dan memastikan dampak mentoring yang berkelanjutan.
Peserta mampu menerapkan 5 tahapan mentoring Gen Z (Design–Attract–Connect–Guide–Measure) secara terstruktur untuk menjawab tantangan khas Gen Z dan meningkatkan keterlibatan, kepercayaan diri, serta retensi mentee.