Competency:
Presenting
Designing Presentation Storylines
90 menit
Presentasi melalui cerita perlu memerhatikan keselarasan antara tujuan yang hendak dicapai dan pesan yang disampaikan melalui narasi. Ketidakselarasan ini mengakibatkan kebingungan dari para audiens dalam menangkap pesan. Kebingungan demikian dapat diantisipasi melalui penggunaan kerangka kerja GAME untuk berkomunikasi secara praktis. Kerangka kerja GAME dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses storylining terhadap audiens.
Managing Function
Learning Objective
Learning Points
Penerapan storylining untuk memastikan alur cerita presentasi selaras dengan inti pembahasan dan mendukung tujuan komunikasi secara efektif.
4 (empat) komponen dalam GAME framework—Goal, Audience, Message, Expression untuk merancang presentasi yang strategis dan relevan bagi audiens.
Praktik menyampaikan ide melalui storylining dengan memperhatikan harmoni antara elemen verbal dan non-verbal agar presentasi terasa lebih meyakinkan dan berkesan.
Peserta mampu menyusun alur cerita presentasi yang selaras dengan tujuan komunikasi dan karakteristik audiens menggunakan kerangka kerja yang terstruktur.