Competency:
Solving Problems and Making Critical Decisions
Introduction to Critical and Analytical Thinking
90 menit
Banyak keputusan penting diambil tergesa-gesa hanya berdasarkan intuisi, sedikit data, atau asumsi pribadi, sehingga berujung pada risiko bisnis dan kebijakan yang salah arah. Dengan menguasai analytical thinking dan critical thinking, individu mampu mengurai informasi kompleks, menguji asumsi, serta menilai dampak keputusan secara lebih tajam dan terstruktur. Kemampuan ini membuat keputusan menjadi lebih logis, berbasis fakta, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Managing Function
Learning Objective
Learning Points
Konsep critical thinking dan analytical thinking sebagai fondasi pengambilan keputusan berkualitas untuk membedakan respons reaktif berbasis asumsi dengan keputusan yang strategis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Perbedaan peran critical thinking dan analytical thinking dalam memecah masalah kompleks, menguji asumsi, menilai kredibilitas informasi, serta menemukan pola dan akar penyebab masalah secara logis.
Penerapan critical dan analytical thinking dalam situasi kerja nyata—seperti problem solving, risk analysis, innovation, dan strategy—untuk mengurangi bias, meningkatkan akurasi analisis, dan meminimalkan risiko keputusan keliru.
Peserta mampu menerapkan analytical thinking dan critical thinking untuk menganalisis informasi, menguji asumsi, dan menyusun keputusan yang lebih akurat dan strategis dalam konteks pekerjaannya.