Competency:
Solving Problems and Making Critical Decisions
The Critical Thinking Process
90 menit
Di tengah perubahan cepat dan informasi yang tidak selalu lengkap, banyak keputusan kerja diambil secara reaktif tanpa proses berpikir yang terstruktur. Dengan memahami tahapan critical thinking—dari standar intelektual, elemen penalaran, hingga model RED (Recognize Assumptions, Evaluate Arguments, Draw Conclusion)—individu dapat menilai informasi secara lebih jernih dan sistematis. Pendekatan ini membantu menghasilkan keputusan yang lebih logis, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Managing Function
Learning Objective
Learning Points
Konsep critical thinking sebagai keterampilan menyaring informasi di tengah arus data tinggi untuk memastikan penilaian tetap objektif, berbasis fakta, dan tidak terjebak asumsi.
Paul–Elder Critical Thinking Model (Intellectual Standards, Elements of Reasoning, dan Intellectual Traits) untuk meningkatkan kualitas pertanyaan, ketajaman analisis, dan cara menilai informasi yang kompleks serta ambigu.
RED Model (Recognize Assumptions – Evaluate Arguments – Draw Conclusion) sebagai alur berpikir sistematis untuk menguji asumsi, mengevaluasi bukti, dan menghasilkan keputusan yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
Peserta mampu menerapkan RED Model (Recognize Assumptions - Evaluate Arguments - Draw
Conclusion) untuk menyelesaikan masalah secara objektif dan menghasilkan keputusan yang akurat.