Competency:
Persuading Clients and Stakeholders
Persuading Resistant Stakeholders
90 menit
Proses persuasi berbeda dari sekadar influence karena bertujuan untuk mengatasi resistensi dan menghasilkan perubahan yang lebih spesifik dan langsung. Sementara influence bisa terjadi secara otomatis dan tanpa niat sadar, persuasi melibatkan upaya yang disengaja untuk merubah sikap atau perilaku, dan sering kali lebih membutuhkan waktu dalam prosesnya. Teknik seperti slowburn persuasion, yang melibatkan perubahan bertahap melalui pengulangan pesan, dapat efektif dalam mempersuasi stakeholder untuk mengadopsi atau mengubah pandangan mereka terhadap isu tertentu.
Managing Self
Learning Objective
Learning Points
Perbedaan antara proses influence dan persuasion dari aspek resistensi, kesadaran, arah perubahan, dan indikator keberhasilan untuk memilih pendekatan komunikasi yang tepat.
Konsep slowburn persuasion untuk mempengaruhi stakeholder secara bertahap melalui repetisi pesan dan penciptaan kesadaran yang meningkat.
3 (tiga) metode persuasi yang efektif dalam menghadapi resistensi, seperti storytelling, third-party endorsement, dan refleksi nilai bersama.
Peserta dapat membedakan antara proses influence dan persuasion, serta mempelajari teknik untuk mempersuasi stakeholder dengan mempertimbangkan faktor resistensi, kesadaran sadar, arah perubahan, dan keberhasilan dalam mencapai tujuan.